PEMODELAN PREVALENSI STUNTING INDONESIA MENGGUNAKAN REGRESI NONPARAMETRIK SPLINE TRUNCATED
DOI:
https://doi.org/10.4590/jarsic.v3i1.26Keywords:
GCV, Spline truncated, StuntingAbstract
Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada anak yang terjadi disebabkan terjadi kekurangan gizi kronik sehingga tinggi badan anak lebih pendek jika dibandingkan dengan seusianya.Tujuan penelitian ini untuk membuat pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi prevelensi stunting di Indonesia berdasarkan studi literatur yang dilakukan dengan menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Data yang digunakan berupa data sekunder mengenai prevalensi stunting dan beberapa faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya yaitu persentase penduduk dengan jaminan kesehatan, Persentase penduduk merokok sebulan terakhir (Usia 15 Tahun), Rata-rata usia perkawinan pertama ibu, Persentase ibu yang melahirkan Anak Lahir Hidup (ALH) dua tahun terakhir dan ALH terakhir yang dilahirkan dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), dan Persentase anak umur 0-23 bulan yang pernah diberi ASI. Data bersumber dari publikasi Kementerian Kesehatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022. Hasil penelitian didapatkan model terbaik yaitu regresi nonparametrik spline truncated 3 knot dengan kriteria kebaikan model yaitu GCV=22,16, R-square=88,49% , dan MSE=3,24.
References
Anindita, S. D. (2018). Pemodelan Persentase Balita Stunting di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Ashari, R,. Basyir, V., Afriwardi, Mayetti, Yusrawati, & Desmawati. (2023). Factors Related to Stunting Incidence in Toddlers Aged 24-59 Months in the Working Area of Kambang Community Health Center, Pesisir Selatan District. Scientific Periodical of Public Health and Coastal 5(2),2023 , pp. 530-549.
Bele, M. G. L., Hermanto, E. M. P., & Fitriani, F. (2022). Pemodelan Geographically Weighted Regression pada Kasus Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2020. Jurnal Statistika dan Aplikasinya Volume 6 Issue 2, December 2022.
Briliannita, A., Ismail, L., & Supu, L. (2022). Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-7 Tahun. 2022. Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol. 4, No.1, pp 90-97.
Dewi, A. F., Budiantara, I. N., & Ratnasari, V. (2023). Parameter estimation of spline truncated, kernel, and Fourier series mixed estimators in semiparametric regression. AIP Conference Proceedings 080005. Volume 2540, Issue 1.
Eubank, R. L. (1999). Spline Smoothing and Nonparametric Regression. New York: Marcel Deker.
Hamzah, S. R. (2023). Analisis Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita (24-59 Bulan) Di Kota Kotamobagu. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community. Vol. 7 No. 2.
Hardle, W. (1990). Applied Non-parametrik Regression. Cambridge : Cambridge University Press
Husain, H., Budiantara, I. N., & Zain, I. (2021). Mixed estimator of spline truncated, Fourier series, and kernel in biresponse semiparametric regression model. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 880 012046.
Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar.Jakarta
Kemenkes RI. (2016). Situasi Balita Pendek. Pusat Data dan Informasi Kesehatan RI.Jakarta
Kemenkes RI. (2018). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 1163–1178.
Purnamasari, I., Widiyati, F., & Sahli, M. (2022). Analisis Faktor Risiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada Balita. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, Vol.9 No.1,pp 48-56.
Rachmawati, J. (2018). Pemetaan Persentase Dan Jumlah Balita Gizi Buruk Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017 Dengan Basis Titik Geographically Weighted Regression Dan Geographically Weighted Poisson Regression. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Rifada, M., Chamidah, N., Ningrum, & R. A., Muniroh, L. (2023). Stunting Determinants Among Toddlers In Probolinggo District Of Indonesia Using Parametric And Nonparametric Ordinal Logistic Regression Models. Communications in Mathematical Biology and Neuroscience, Vol. 2023.
Sekretariat Percepatan Pencegahan Stunting. (2019). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting). Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Juli 2019
Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stuntingpada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275–284.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hartina Husain, Ardiana Fatma Dewi, Ayunytyah Eka Wardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



